Nilai Not

Not balok atau partitur musik terdiri dari bulatan-bulatan. Ada beberapa jenis bulatan.
Bulatan putih, bulatan putih bertongkat. Bulatan hitam, bulatan hitam bertongkat.
Lalu bulatan hitam bertongkat yang diberi tambahan seperti bendera.
Ada beberapa jenis bendera. Bendera satu, bendera dua, bendera tiga dst.
Bulatan-bulatan tersebut bernama NOT.
Perbedaan dari masing-masing not adalah nilainya.
Jadi membaca not balok, kita harus mau agak berhitung sedikit.
Oleh sebab itu banyak kajian yang menyatakan bahwa seseorang yang mudah membaca not balok,
juga mudah mempelajari matematika.

Berikut contoh-contoh berbagai bentuk not tersebut. Dan analoginya dengan nilai not

music

 

Not-not tadi, khususnya not-not berbendera, berubah bentuknya bila digabung.

2 not bendera 1,

musik0022

bila digabung akan seperti ini :

musik0029

 

Demikian seterusnya apabila not-not tersebut berbendera 2 atau berbendera 3.

Iklan

not balok

Metoda Quantum Learning untuk belajar Piano Klasik.

Inti dari metoda Quantum Learning menurut buku QUANTUM LEARNING
(Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan)
Penulis : Bobbi DePorter & Mike Hernacki adalah bagaimana mengoptimalkan kerja otak.
Sehingga hasil dari pembelajaran seseorang akan lebih cepat difahami dan efektif.

Belajar piano klasik selain belajar memainkan alat musik itu sendiri, juga belajar tentang lagu dan komposernya.
Ada beberapa hal yang perlu dipelajari antara lain ritme (catatanlita.blogspot.com) belajar membaca partitur yang lebih dikenal sebagai not balok dan terutama kaitan antara partitur dan piano.

Biasanya yang belajar piano adalah anak-anak berusia sekitar 5 tahun.
Usia 5 tahun, mereka juga bari belajar mengenal abjad ABCD dst, untuk anak-anak
Muslim juga diperkenalkah huruf Hijayah.
Huruf-huruf, baik abjad maupun huruf Hijayah adalah sesuatu yang abstrak.
Tidak mengandung arti, hanya berupa bunyi dan sulit difahami oleh anak-anak.

Baca lebih lanjut